Agustus, Kongres Diaspora Indonesia II

Selasa, 21 Mei 2013

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah Kongres Diaspora Indonesia yang bersejarah di Los Angeles tahun lalu, Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan terbesar diaspora Indonesia dari luar negeri dan orang-orang asli Indonesia. Pertemuan Kongres Diaspora Indonesia kedua yang akan dilaksanakan pada tanggal 18-20 Agustus tahun ini, ribuan Diaspora Indonesia dari keempat penjuru dunia akan berkumpul di Jakarta Convention Center untuk memperluas jaringan dan mempromosikan kepentingan bangsa Indonesia dan rakyatnya.

Bertema “Pulang Kampung” atau “Home Coming“, kongres tiga hari tersebut akan dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Diaspora Indonesia merupakan aset nasional yang perlu diberdayakan. Pada pelaksanaan kongres di Jakarta, kami berharap dapat memperluas jaringan kami, meningkatkan kolaborasi kami, dan memperkuat tekad kami untuk memberikan kontribusi ke tanah air, “kata Mohamad Al-Arief, seorang diaspora Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat dalam siaran pers , Selasa (21/5/2013).

Sampai saat ini, Jaringan Diaspora Indonesia pada level nasional telah berdiri di lebih dari 20 negara-mulai dari Amerika, Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Australia. Menurut data dari Kementerian Luar Negeri Indonesia, lebih dari 4,6 juta warga Indonesia berada di luar negeri. Selain itu, warga negara asing asal Indonesia berjumlah jutaan dan mereka tinggal di negara-negara seperti Suriname, Afrika Selatan, Madagaskar, Kaledonia Baru, dan banyak lagi. Mereka membentuk jaringan diaspora Indonesia yang kuat.

“Gerakan ini sangat luar biasa. Memanfaatkan kekuatan diaspora Indonesia adalah usulan yang luar biasa, baik untuk Indonesia maupun diaspora, “kata Achmad Aditya, warga negara Indonesia yang saat ini sedang mengejar gelar PhD di Belanda.

“Banyak dari kita ingin berkontribusi secara maksimal untuk Indonesia.” Kongres Diaspora Indonesia yang kedua di Jakarta dirancang untuk melaksanakan program-program nyata yang menghubungkan ujung tombak diaspora dengan berbagai elemen di Indonesia. Lebih dari 10 gugus tugas telah dibentuk untuk membahas beragam permasalahan strategis dan penting, jaringan bisnis, budaya, transfer pengetahuan, kegiatan filantropis, kemitraan publik-swasta, dan hubungan profesional. Diaspora Indonesia yang tertarik untuk ikut serta dalam kongres bisa mendaftar secara online di: http://www.diasporaindonesia.org.

Sumber: Kompas.com, 21 Mei 2013