Duta Belia Indonesia 2013: Sahabat Baru PPI Tiongkok

Kamis, 29 Agustus 2013

 

Perwakilan dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok dan PERMIT Beijing turut hadir menyambut kedatangan  66 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2013 di Wisma KBRI Beijing tanggal 28 Agustus 2013. Kehadiran Tim Paskibraka di Beijing ini adalah dalam rangka mengikuti program Duta Belia Indonesia (24-28 Agustus 2013).

Rombongan dipimpin oleh Asisten Deputi Kepanduan, Deputi Kepemimpinan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Bapak I Gusti Putu Raka Pariana. Turut hadir dalam acara penyambutan tersebut adalah Duta Besar Imron Cotan beserta Ibu Enni Cotan, home staff KBRI Beijing dan keluarga, Indonesian Diaspora Network (IDN) Chapter Beijing, Tiongkok dan puluhan tamu undangan lainnya.

Program Duta Belia Indonesia merupakan program Kemenpora dan Kemlu. Program ini terdiri dari dua tahap yakni program pembekalan di Kemlu dan kunjungan luar negeri dengan Kemenpora. Dalam program pembekalan dalam negeri, para peserta dibekali dengan materi diplomasi publik, nasionalisme, NKRI dan kebangsaan, country profile Tiongkok, protokol dan perlindungan Warga Negara Indonesia atau Badan Hukum Indonesia.

Para Duta Belia ini juga telah melakukan kunjungan ke Universitas International Business and Economics (UIBE) dan Shicahai Sport School.

Dalam pertemuan dengan Chinese People’s Association for Friendship with Foreign Countries (CPAFFC), para Duta Belia juga berkesempatan melakukan dialog persahabatan dengan sepuluh (10) orang wakil pemuda Tiongkok.

Duta Besar Imron Cotan dalam sambutannya menyampaikan bahwa hubungan bilateral RI-Tiongkok meningkat tajam di berbagai bidang baik politik, ekonomi maupun sosial budaya, terutama sejak Deklarasi Bersama Kemitraan Strategis oleh Presiden SBY dan mantan Presiden Tiongkok, Hu Jintao di Jakarta April 2005.

Volume perdagangan bilateral juga menunjukan kecenderungan peningkatan dari tahun ke tahun, dimana volume perdagangan kedua negara pada tahun 2012 mencapai US$ 66,6 milyar, dibandingkan tahun 2009 yang mencapai US$ 26 milyar.

Untuk sektor pariwisata, pada tahun 2012 lalu jumlah turis Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia mencapai sekitar 850 ribu orang, meningkat tajam dibandingkan dengan tahun 2009 yang mencapai 246 ribu orang.

Karenanya Dubes RI Beijing menggarisbawahi harapan agar anggota Paskibraka, sebagai calon pemimpin Indonesia, terus mengejar ilmu, membekali diri serta membangun jejaring.

Tiga hal ini diperlukan oleh calon pemimpin Indonesia di masa depan untuk meningkatkan dan mempertahankan kerjasama dengan berbagai pihak guna memenuhi kepentingan nasional bangsa Indonesia. Salah satunya kepentingan tersebut adalah rmembangun hubungan baik dan kerjasama yang erat dengan Tiongkok.

Kegiatan pertemuan ini dilanjutkan dengan persembahan tarian dari lima daerah di Indonesia oleh Duta Belia Paskibraka, serta perkenalan dengan Tim Paskibra KBRI Beijing dan perwakilan Pengurus Harian Pusat PPI Tiongkok serta Pengurus Cabang Beijing.

Saat perkenalan, Christine Susanna Tjhin, Ketua Pelaksana Harian PPI Tiongkok, mengundang rombongan Duta Belia ini untuk mengenal lebih dekat PPI Tiongkok dan memanfaatkan kesempatan untuk melanjutkan studi di Tiongkok melalui program beasiswa yang saat ini gencar ditawarkan oleh pemerintah Tiongkok.

Fathan Sembiring, Sekretaris Jendral PPI Tiongkok, juga mendorong para Duta Belia ini untuk mempertimbangkan semakin pentingnya kedudukan Tiongkok di panggung internasional dan peran krusial yang bisa dimainkan oleh pelajar Indonesia.

Henry Lay, yang mewakili Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Tiongkok (PERMIT) Beijing, di saat yang sama juga mengajak para Duta Belia agar tidak ragu menghubungi organisasi pelajar di Beijing atau kota lain jika suatu hari nanti memutuskan untuk mengunjungi atau melanjutkan studi di Beijing. (CS.Tjhin)