PPI Tiongkok Gelar Kongres III

Jumat, 16 Mei 2014

 

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok menggelar Kongres III dan Dialog Nasional di Kota Shanghai pada Sabtu-Senin, (10-12/5) kemarin. Acara yang bertema “Peran Pelajar dalam Memperkokoh Kepemimpinan Baru Indonesia di Tatanan Global dan Mengisi Kemitraan Strategis Komprehensif RI-RRT ” itu bertempat di Wisma KJRI Shanghai dan dibuka langsung oleh Duta Besar RI untuk Tiongkok merangkap Mongolia Soegeng Rahardjo.

Selain dihadiri oleh Dubes, dalam pembukaan acara tersebut juga dihadiri oleh Konsul Jenderal KJRI Shanghai Kenssy D. Ekaningsih dan perwakilan KJRI Hongkong Helena Vera Tuanakotta selaku konsul bidang Hubungan Sosial Budaya dan Pers.

Dalam pesannya, Dubes Soegeng Rahardjo menekankan pentingnya keikutsertaan mahasiswa membentuk Indonesia Incorporated di Tiongkok. Sebuah Indonesia Incorporated yang memprioritaskan kepentingan nasional di atas kepentingan individu. Sebuah Indonesia Incorporated yang mendorong segenap stakeholders di Tiongkok dan Indonesia untuk berjalan bersama-sama guna mencapai mimpi yang tinggi,

“Mahasiswa yang tergabung dalam PPIT harus bisa mendorong terciptanya tipe mahasiswa keempat yaitu mahasiswa yang peduli dengan sekelilingnya, aktif berorganisasi dan berprestasi di bidang studinya,” tambahnya.

Selain itu mahasiswa diminta mengembangkan nilai ke-Indonesiaan seperti toleransi dan kebersamaan baik dalam hubungan antara mahasiswa di Tiongkok ataupun interaksi dengan masyarakat setempat.

“Mahasiswa Indonesia juga adalah duta negara, dan di bahu mereka juga diusung citra dan martabat bangsa Indonesia,” ujarnya.

Pada saat pembukaan Kongres, dipimpin oleh Ahmad Syaifuddin Zuhri selaku Pelaksana Tugas Ketua Umum PPI Tiongkok para peserta dan tamu diajak untuk mengheningkan cipta untuk mengingat Almarhum Andrew Jamil, Ketua Umum PPIT periode 2013-2014, yang meninggal pada saat masa jabatannya. Tema besar dari Kongres, yaitu “Unity in Diversity”, merupakan motto Almarhum dalam melaksanakan kepemimpinannya.

Ahmad Syaifuddin Zuhri dalam sambutan pembukaannya mengatakan bahwa Kongres III  mempunyai beberapa agenda pembahasan yakni Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus PPI Tiongkok 2013-2014, revisi AD-ART, rancangan Program Kerja Nasional dan Pemilihan Ketua Umum periode 2014-2015 serta membahas isu-isu strategis lainnya.

“Kongres III ini diikuti oleh 19 Cabang PPIT dengan peserta 75 orang, mereka mewakili dari berbagai kota seperti Beijing, Nanjing, Changsa, Tianjin, Harbin, Shenyang, Nanchang, Qingdao, Xiamen, Hangzhou, Shanghai, Chongqing, Guangzhou, Wuhan, Nanning, Guilin, Hefei, Suzhou dan Ningbo” tambah Zuhri yang juga Mahasiswa S2 Jurusan Hubungan Internasional Nanchang University asal Semarang tersebut.

Adrian Limanto selaku ketua panitia pelaksana Kongres III mengatakan menjadi kebanggaan tersendiri PPIT telah mempercayakan Kongres III ini pada teman-teman Shanghai karena menjadi pengalaman yang pertama dan sangat berharga bagi ia dan teman-temannya.

Di penghujung Kongres, Danny Wahyudi mahasiswa Xian Jiaotong Liverpool University Suzhou jurusan Marketing terpilih sebagai Ketua Umum periode 2014-2015 setelah mendapat 10 suara, yang menyisihkan Fathan Sembiring 5 suara dan Aryaprana Nando 4 suara.

Danny Wahyudi, Dalam sambutan terpilihnya mengajak kepada semua unsur di PPI Tiongkok baik yang memilih dia atau tidak bersama-sama membangun dan memajukan organisasi demi semakin mengibarkan Indonesia di Tiongkok.

PPI Tiongkok yang berdiri 28 Oktober 2012 dalam Kongres Pelajar Indonesia di Beijing tersebut awalnya dideklarasikan oleh 14 perwakilan organisasi pelajar di 14 kota di Tiongkok. Sejak akhir tahun 2013 lalu bertambah menjadi 19 Cabang dengan terbentuknya Cabang baru yakni Cabang Harbin, Tianjin, Shenyang dan Qingdao.  (Zuhri)