Seminar “Dinamika Politik Terbaru,Survei Prilaku Pemilih & Implikasi terhadap Kebijakan Luar Negeri

Senin, 25 November 2013

 

LATAR BELAKANG

Indonesia akan segera melaksanakan pesta demokrasi di bulan April 2014. Segala bentuk persiapan telah bisa dilihat dari seluruh penjuru tanah air, baik oleh partai politik, Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta berbagai elemen masyarakat yang ingin melaksanakan hak pilihnya.

Bahkan di Beijing, Shanghai, Guangzhou dan berbagai kota besar lainnya, persiapan pendaftaran ulang pemilih tengah dijalankan agar setiap warganegara Indonesia yang berada di Tiongkok bisa berpartisipasi di dalam pesta demokrasi ini.

Dinamika politik di Indonesia berputar begitu gencarnya. Banyak persoalan kebangsaan yang mewarnai proses transisi demokrasi Indonesia selama ini, mulai dari perjuangan pemberantasan korupsi, tantangan pluralisme dan isu identitas, konflik pemilihan kepala daerah, dan masih banyak lagi.

Di tengah pusaran politik tersebut, banyak yang mempertanyakan persoalan kepemimpinan bangsa di masa yang akan datang. Media massa juga telah banyak melontarkan nama-nama yang sekiranya akan berlaga di percaturan Pemilu mendatang.

Nama-nama pemain lama seperti Megawati Soekarnoputri, Jusuf Kalla, Prabowo, Aburizal Bakrie masih disebut-sebut. Ada pula nama-nama baru seperti Jokowi, Anies Baswedan, Mahfud MD, juga mulai disebut sebagai kuda-kuda hitam.

Bagi para pelajar dan masyarakat Indonesia yang jauh dari tanah air, sulit mendapatkan informasi yang bisa membantu untuk menentukan pilihan saat Pemilu akan berlangsung. Padahal para pemilih membutuhkan masukan-masukan untuk membuat keputusan bijak dalam memilih calon-calon pemimpin bangsa kita. Informasi yang bermutu sangatlah penting.

 

Sesuai dengan sambutan Duta Besar RI, Bapak Imron Cotan, dalam acara ramah tamah bersama delegasi MPR-RI bulan Oktober 2013 lalu, jumlah pemilih yang berada di wilayah akreditasi KBRI Beijing berjumlah sekitar 5.000, termasuk 1.675 orang untuk PPLN Beijing, 1.859 untuk PPLN Shanghai dan sekitar 1.505 untuk PPLN Guangzhou. Sedangkan jumlah calon pemilih di Hongkong lebih dari 74.523 dan Taipei lebih dari 211.830 calon pemilih. Penyediaan informasi bagi para pemilih ini sangatlah penting.

TUJUAN

Tujuan diadakannya Diskusi Pendidikan Pemilih ini secara umum adalah untuk menambah wawasan masyarakat Indonesia di Tiongkok mengenai perkembangan sosial politik kebangsaan di Indonesia menjelang PEMILU 2014, sekaligusmengangkat minat masyarakat Indonesia di Tiongkok untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak demi Indonesia yang lebih demokratis dan sejahtera.

KONSEP ACARA?

Acara Diskusi ini bertema ?MERETAS PEMILU 2014: “Dinamika Politik Terbaru, Survei Prilaku Pemilih & Implikasi terhadap Kebijakan Luar Negeri RI” dan akan dilaksanakan pada:

Tempat: ????????Aula Serbaguna KBRI Beijing

Tanggal/Waktu: ???1 Desember 2013, Pk. 13.30- 17.30

Perkiraan peserta: ?80 orang

Sifat Acara: ??????Terbuka untuk umum dan tidak dikenakan biaya.

?PROFIL PEMBICARA

SUGENG WAHONO adalah Koordinator Fungsi Politik di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing. Di saat yang bersamaan, diplomat dinamis ini juga merupakan Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Beijing yang telah secara aktif mengadakan sosialisasi Tata Cara Pemilihan Umum kepada warganegara Indonesia di Tiongkok.

RIZAL SUKMA adalah Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Relations (CSIS), Jakarta. Spesialisasi beliau mencakup sektor pertahanan dan kebijakan luar negeri Indonesia, ASEAN, politik Islam, serta transisi politik domestik Indonesia. Doktor lulusan London School of Economics ini adalah salah satu intelektual ?muda Indonesia yang masuk daftar Top 100 Global Thinkers versi majalah Foreign Policy tahun 2009.

Selain menjadi anggota Komite Nasional Pertahanan Strategis RI di bawah naungan Kementrian Pertahanan RI, beliau juga merupakan Direktur Lembaga Hubungan Internasional di PP Muhammadiyah.

ALEXANDRA RETNO WULAN adalah peneliti Departemen Politik dan Hubungan Internasional, CSIS Jakarta. Beliau mendapat beasiswa pemerintah Inggris, Chevening Award untuk gelar paska-sarjananya di Peace Studies Department, University of Bradford, Inggris. Penelitiannya terfokus pada reformasi sektor keamanan dan reformasi intelijen Indonesia, dan terlibat aktif dalam Pokja terkait di Kementrian Pertahanan RI. Beliau juga telah terlibat dalam survey Pemilu dan Pilkada Indonesia sejak tahun 2005.

PROFIL CSIS

Centre for Strategic and International Studies (CSIS) adalah sebuah lembagapenelitian independen non profit yang berfokus pada penelitian kebijakan sejak 1971. CSIS adalah think-tank independen tertua dan terbesar di Indonesia. Oleh sejumlah lembaga internasional terkemuka, seperti: Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) dan Foreign Policy Research Institute (FPRI),CSIS Indonesia secara rutin dinobatkan menjadi think-tank terbaik di Asia Tenggara dan selalu masuk di dalam daftar 30 think-tank terbaik di dunia.

Di tengah maraknya liputan media atas survei-survei PEMILU/pilkada dan menjamurnya keraguan terhadap netralitas hasil survei, CSIS termasuk lembaga pertama yang mengambil kebijakan untuk membuka akses data mentah survei kepada publik. Ini adalah sebentuk akuntabilitas demi menjaga integritas hasil survei tersebut. Dibukanya akses publik terhadap data mentah yang belum diolah akan berguna untuk menguji hasil maupun untuk mendeteksi manipulasi.

PROFIL PPI Tiongkok

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok adalah organisasi resmi berskala nasional yang berupaya menghimpun pelajar Indonesia di Tiongkok yang berdasarkan informasi Atase Pendidikan RI telah mencapai 13.114 orang.

Sejak berdiri 28 Oktober 2012, PPI Tiongkok telah meliputi 19 Cabang dan Ranting yang tersebar di 18 kota besar di Tiongkok, yaitu Beijing, Changsha, Chongqing, Guangzhou, Guilin, Haikou, Hangzhou, Hefei, Nanchang, Nanjing, Nanning, Ningbo, Shanghai, Shenyang, Suzhou, Tianjin, Wuhan dan Xiamen.

Elemen-elemen di dalam PPI Tiongkok berkiprah tidak saja di bidang akademik, tapi juga secara proaktif menjadi duta bangsa mempromosikan Indonesia dan memperkuat kemitraan komprehensif strategis RI-RRT, melalui beragam kegiatan sosial dan budaya, seperti Festival Makanan Indonesia, Gelora ICP 2014, Pentas Budaya Indonesia, Sayembara Menulis, Festival Film Indonesia dll.

HUBUNGI KAMI

Untuk informasi lebih jauh, anda dapat menghubungi PPI Tiongkok di: ppitiongkok@qq.com.

PENUTUP

PPI Tiongkok mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas segala bentuk dukungan dan kontribusi yang diberikan demi terlaksananya kegiatan ini dan demi kesempatan kerjasama lainnya di masa yang akan datang.