Dampak Maritim Indonesia Terhadap Perekonomian dan Pariwisata

Salah satu potensi terbesar yang dimiliki oleh Indonesia saat ini adalah laut. Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan komposisi 70% lautan dan 30% daratan tentu memiliki ruang laut yang sangat luas. Luasnya ruang laut Indonesia berdampak pada potensi perkembangan industri pelayaran, galangan kapal serta industri-industri pendukung lainnya. Potensi dari ruang laut bisa diterjemahkan sebagai sumber kekayaan maritim berupa jalur pelayaran yang dimiliki serta potensi untuk mendorong tumbuhnya industri pendukung, diantaranya sebagai beritkut :

A. Industri Pelayaran


Dilihat dari aspek geostrategis dan seiring dengan pergeseran pusat ekonomi dunia dari poros Atlantik ke Asia-Pasifik. Dimana kawasan Asia-Pasifik saat ini merupakan kawasan industri dan sangat dekat dengan sumber daya alam untuk bahan baku industri, sehingga hampir 70 persen total perdagangan dunia berlangsung diantara negara-negara Asia-Pasifik dan lebih dari 75 persen barang hasil industri dan hasil sumber daya alam yang diperdagangkan ditrassportasikan melalui laut dan sebagian besar melintas di laut Indonesia.

B. Industri Galangan Kapal


Semakin besarnya permintaan akan transportasi laut yang baik dan berkembang pesatnya aktivitas pelayaran di kawasan laut Indonesia baik dalam maupun luar negeri, serta adanya permintaan akan perawatan, perbaikan, dan pembuatan kapal dimana hal ini akan memicu timbulnya industri galangan kapal di Nusantara.

C. Peningkatan Aktivitas PelabuhanPerairan Indonesia yang merupakan jalur pelayaran internasional akan membawa dampak yang besar bagi aktivitas pelabuhan di Nusantara. Keluar masuknya kapal dalam dan luar negeri serta proses bongkar muat yang terjadi di pelabuhan akan menambah pendapatan Negara. Menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan standar pelabuhan-pelabuhan di nusantara menjadi pelabuhan bertaraf Internasional agar sesuai dengan visi Indonesia menjadi tol laut dunia.

D. Industri Perikanan


Indonesia memiliki ruang laut yang luas menjadi lahan hidup 8500 jenis spesies ikan di dunia. Hal ini menjadi potensi besar dibidang indsutri perikanan. Negara-negara dengan potensi kekayaan laut yang lebih kecil daripada Indonesia dapat menyumbang kankontribusi yang lebih besar seperti Islandia, Norwegia, Spanyol, Jepang, RRC, Korea Selatan, Selandia Baru, serta Thailand memberikan kontribusi rata-rata lebih dari 30% melalui hasil laut.

E. Membuka Lowongan Pekerjaan Bagi Pelaut Indonesia


Pelaut Indonesia telah dikenal oleh bangsa-bangsa asing di dunia akan ketangguhannyadalam mengarungi lautan dan samudra. Lihat saja pelaut-pelaut Makassar yang mengarungi lautan dengan kapal Phinisi hingga kebeberapa Negara di dunia, sertatak kalah tangguh pelaut-pelaut suku Bajo yang menjelajah lautan tanpa alat bantu navigasi modern. Saat ini jasa pelaut-pelaut Indonesia banyak di pakaioleh perusahaan Asing yang bergerak dalam bidang transportasi laut. Tidak sedikit dari mereka yang memegang jabatan sebagai kapten kapal.

F. Industri Pariwisata


Dengan diadakannya event pariwisata seperti Sail Wakatobi, Sail Tomini, Sail Komodo, dan beberapa event pariwisata lainnya terbukti mengundang banyak turis mancanegara dan turis lokal untuk berpartisipasi dalam event tersebut. Pelabuhan-pelabuhan Nusantara sering disinggahi kapal-kapal pesiar asing yang tengah melakukan perjalanan keliling dunia. Banyaknya pulau-pulau indah tak berpenghuni ditengah lautan menjadi potensi dan tantangan tersendiri bagi Industri Pariwisata Indonesia.

Bagaikan raksasa yang tengah tertidur, laut Indonesia menyimpan potensi yang sangat besar bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Jika potensi ini tidak dikelola dengan baik tentu akan membawa kerugian yang besar bagi negara. Tiap tahun jutaan ton ikan dicuri di perairan Indonesia oleh nelayan asing. Tentu saja kita tidak bisa menjadi penonton melihat perairan Indonesia yang merupakan alur pelayaran internasional dilewati begitu saja oleh kapal-kapal asing tanpa adanya strategi untuk mengambil manfaat dari potensi tersebut demi mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi poros maritim dunia !

JALASVEVA JAYAMAHE, DILAUT KITA JAYA !
Disadur dari berbagai sumber

(Muhammad Nurckhalik Djirimu)
Departemen Akademis PPI Tiongkok