10 November: Games of the New Emerging Forces (GANEFO)

Penulis: Ayu Fitri Rahmawati | Yangzhou Polytechnic College

PPITIONGKOK.org – 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan dan juga Hari GANEFO. Games of the New Emerging Forces (GANEFO) atau Pesta Olahraga Negara-Negara Berkembang adalah pesta olahraga yang didirikan oleh Presiden Soekarno untuk negara-negara NEFOS pada tahun 1962. 

Apa itu negara-negara NEFOS? NEFOS merupakan singkatan dari The New Emerging Forces yang merupakan istilah negara-negara baru. Penyelenggaraan GANEFO dikarenakan tidak diizinkannya Indonesia untuk mengikuti Olimpiade tahun 1964 di Tokyo. GANEFO mengambil semboyan “Onward! No Retreat” (Maju Terus! Pantang Mundur).

Pada masa itu, Komite Nasional GANEFO menetapkan 20 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam GANEFO, diantaranya: panahan, atletik, bulutangkis, bola basket, tinju, balap sepeda, anggar, sepak bola, senam, hoki, judo, menembak, renang-loncat indah, tenis meja, tenis, bola voli, polo air, angkat besi, gulat, dan lomba layar.

GANEFO telah diselenggarakan sebanyak dua kali (Ramadhan, 2018):

Pertama disebut GANEFO I, diadakan di Jakarta pada 10-22 November 1963, diikuti oleh 2.700 atlet dari 51 negara di Asia. Pada masa itu, Tiongkok menduduki peringkat pertama dengan 65 medali emas, disusul dengan Uni Soviet di urutan kedua, dan Indonesia di urutan ketiga.

Kedua disebut GANEFO II, pada awalnya GANEFO II akan diselenggarakan di Kairo. Tetapi karena pertimbangan politik, akhirnya diambil alih oleh Kamboja pada 25 November-6 Desember 1966.

Ketiga disebut  GANEFO III, mulanya GANEFO III akan dilaksanakan di Pyongyang, Korea Utara. Namun sebelum itu terlaksanakan, GANEFO telah resmi dibubarkan.

Kenapa GANEFO dibubarkan? Menurut Kompaspedia, pihak Dirjen Olahraga Indonesia menyatakan bahwa GANEFO sudah tidak bermanfaat lagi, sehingga akan dilakukan pembicaraan dalam sidang MPRS agar Indonesia tidak terlibat lagi dalam GANEFO.

Dan akhirnya pada tanggal 26-29 Februari 1968, diadakanlah rapat paripurna Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan telah mencapai keputusan mencabut secara konstitusional dan sumber hukum berdirinya GANEFO. Keputusan ini membuat GANEFO secara resmi dibubarkan oleh Indonesia.

Walaupun hanya berhasil mengadakan GANEFO sebanyak dua kali, namun kita patut mengapresasi keberanian Indonesia untuk mengadakan kegiatan GANEFO ini.

Selamat Hari GANEFO!

Salam Perhimpunan!

PPI Tiongkok 2020-2021

Berdaya-Berkarya-Bersama

Referensi:

Danang, M. (2020), Ganefo Pemersatu Bangsa Lewat Olahraga, Kompaspedia [online]. Available at: https://kompaspedia.kompas.id/baca/infografik/kronologi/ganefo-pemersatu-bangsa-lewat-olahraga [Accessed 10 November 2020]

Ramadhan (2018), Bung Karno, GANEFO, dan Perjuangan Melawan Imperialisme di Dunia, Asumsi [online]. Available at: https://asumsi.co/post/bung-karno-ganefo-dan-perjuangan-melawan-imperialisme-di-dunia [Accessed 10 November 2020]

Leave a Comment

Your email address will not be published.