Hari Ibu: Sosok Seorang Ibu

Penulis: Ayu Fitri Rahmawati | Yangzhou Polytechnic College

Hari ini, 22 Desember merupakan perayaan Hari Ibu. Peringatan ini sebagai bentuk penghargaan para perjuangan para perempuan Indonesia dari masa ke masa. Kali ini saya berkesempatan mewawancarai Ketua Umum PPI Tiongkok periode 2020-2021 Nikkolai Ali Akbar Velayati. 

Berikut pertanyaan yang saya ajukan, yuk kita simak jawabannya!

Menurut Kak Nikko arti kehadiran sosok seorang Ibu apa sih? Kak Nikko menjawab, “Satu-satunya orang yang benar-benar mencintai dan menyayangi kita kapan pun, dimana pun, dan bagaimanapun kondisi kita. Support system sejati yang tak henti-hentinya mendo’akan yang terbaik untuk kita. Pengajar pertama saya dari awal hidup hingga sekarang.”

Kak Nikko juga menjelaskan bahwa “sosok seorang ibu dalam hidup saya bagaikan kehadiran darah dalam tubuh kita. Tak terlihat dari luar, namun senantiasa mensupport aktivitas saya, apapun itu,” 

Lalu saya lanjutkan dengan pertanyaan sebagai seorang anak dengan cara apa Kak Nikko mengungkapkan rasa sayang terhadap ibu?

“Saya bukan tipikal orang yang romantis yang bakal kasih surprise di hari ulang tahun atau semacamnya. Tapi terus berusaha untuk membanggakan ibu dan membantu apa yang bisa saya   

Kak Nikko juga berpesan untuk teman-teman perantau semua.

“Sosok ibu bagi perantau itu penting, karena seberapa banyak masalah dan kegundahan yang kita alami selama jauh dari beliau, hati kita akan langsung tenang ketika mendengar kabar bahwa beliau baik-baik saja. Tetap berjuang seoptimal mungkin di perantauan, bantu apa yang bisa dibantu ke ibu dan keluarga kita di rumah (materiil maupun non-materiil). Semoga ibu kita bisa menyaksikan ketika kita sukses nanti. Aamiin.”

Pertanyaan terakhir adalah, adakah kata-kata yang mau Kak Nikko sampaikan kepada Ibu? Kak Nikko menjawab, “Terima kasih banyak sudah melahirkan diri ini di dunia, memberikan banyak pembelajaran, pengajaran, dan kasih sayang yang tiada henti. Meskipun Mas Nikko sering bandel dan gak nurut, sering bikin kesal, tetapi Mas Nikko tetep berusaha seoptimal mungkin buat bikin bangga Ibu.”

Dari penjelasan Kak Nikko di atas menggambarkan bahwa kita perlu berterima kasih atas semua jasa ibu kita, malaikat tak bersayap kita.

Hargai apa yang kamu miliki saat ini, karena kebahagiaan tidak akan pernah datang kepada mereka yang bahkan tak mampu menghargai apa yang telah dimilikinya. 

Kami segenap keluarga PPI Tiongkok mengucapkan Selamat Hari Ibu! 

Salam Perhimpunan!

PPI Tiongkok 2020-2021

Berdaya-Berkarya-Bersama

Leave a Comment

Your email address will not be published.