Tim Huashi Menyabet Piala IFH CUP 2018

30 November 2018

 

Tim sepakbola Huashi berhasil menyabet Piala Indonesian’s Football in Hubei (IFH) CUP 2018 yang berlangsung selama dua hari, 24-25 November 2018 di kampus Hubei Polytechnic University: School of Medicine, Huangshi, Hubei, Tiongkok.

 

IFH Cup 2018 merupakan program kerja dari Departemen Olahraga PPIT Cabang Wuhan Kepengurusan 2018. Tim yang mengikut serta dalam turnamen ini terdiri dari Tim Ligong, Tim Huangshi A, Tim Huangshi B, Tim Huashi dan Tim Xianing&Jingzhou. Pada babak penyisihan, masing-masing grup bertanding empat kali. Di hari kedua berlangsung semi final dan final memperebutkan juara 1, 2 dan 3. Seperti yang dikabarkan melalui website kabarmutiongkok turnamen ini bertujuan untuk silaturahmi para pelajar antar ranting dan sebagai penghangat badan di dinginnya musim.

 

Pada babak final Tim Huashi berhasil menaklukan Tim Ligong, melalui gol yang dicetak oleh Kapten, Donny Manurung.  Dengan demikian Tim Ligong meduduki juara kedua, sedangkan juara ketiga diraih oleh Tim Xianing&Jingzhou.

 

Selain menyabet gelar Juara IFH Cup 2018, salah satu pemain Huashi, Donny Manurung terpilih sebagi best player. Donny tidak menyangka akan dianugerahkan sebagai pemain terbaik. Setelah penyerahan hadiah, dia mengucapkan terimakasih kepada panitia yang telah mensukseskan acara dan menjamu tim yang berlaga, terutama Huashi. “Semoga acara ini menjadi wadah silahturrahmi bagi mahasiswa Indonesia di Hubei” harap Donny.

 

Muhammad Habiburrahman selaku panitia sekaligus Ketua Ranting Huangshi yang menjadi tuan rumah tahun ini merasa sangat senang sekali. “Melalui acara ini banyak teman-teman yang datang ke Huangshi apalagi dari jarak yang cukup jauh, secara tidak langsung menjadi wadah untuk mempererat silahturahmi dan kekeluargaan serta saling mengenal satu sama lain” ujarnya dengan haru.

 

Acara yang berlangsung selama dua hari meninggalkan kesan dan pengalaman yang sangat mendalam bagi panitia, peserta dan penononton. Banyak cerita bahagia yang dapat dibagikan, salah satunya Jufri yang merupakan pemain penyumbang gol dari Tim Huashi. “Kesan untuk tim kita satu kata ‘Sempurna!’ Walaupun pemain kita umurnya berbeda-beda tetapi semangat juangnya seperti masih berumur 20 tahun, darah muda semua. Pemain Huashi adalah pemain humoris, tiada hari tanpa tertawa” cerita Jufri.

 

Dalam perjalanan pulang menuju kampus Huashi, Ory Safwar, pemaian belakang, penjaga pertahanan tim Huashi yang cukup tangguh dan berbakat, sempat menguggah kata-kata yang menginspirasi di moment wechatnya “Practice like you’ve never won, perform like you’ve never lost. Unbeaten!!!” tulisnya yang langsung mendapatkan respon positif dari teman-temannya. Ia juga mengungkapkan kemenangan Huashi ini berkat latihan yang sungguh-sungguh. “Dingin dan hujan tak menghalangi para pemain Huashi untuk berlatih.” sambutnya.

 

Ada nilai-nilai spiritualitas, kebersamaan dan sportifitas dalam rangkaian perlombaan ini. Ucapan terimakasih dihaturkan oleh Muhammad Aris, ketua Ranting Huashi kepada semua pihak yang mendukung, semua panitia yang terlibat, serta seluruh pengurus PPIT-Wuhan. “Tanpa dukungan dari semua pihak, kita tidak dapat memenangkan IFH Cup 2018 ini” ujar Aris.

 

Reporter: Rifqa  – Master, School of Education, Central China Normal Univeristy

Editor: Achmad Syafii Arifin Bando – Bachelor, School of Medicine, Hubei Polytechnic University.

Leave a Reply:

Your email address will not be published.